Jika siang akan berganti malam

Jika hujan akan menjelma reda

Lantas dapatkah rindu menjadi tawa?




Hawa sejuk terbenam setelah fajar menyapa

Kerlip dingin malam tak lagi bersama

 Nanti ku kan bertatapan dengan senja


ruang dan waktu telah memisahi

Jarak dan asa telah melerai

jua cinta yang semakin melebihi


Diri kembali mengandung rindu

sesudah kau meninggalkanku 

Aku rindu...aku rindu...aku rindu..


Percuma kata terucap

Hanya aku yang mampu mendengar

Sebab kau yang jauh disana



Bisakah aku berhenti berilusi, yang tak bertepi ini

Mengngigaukan dia yang telah pergi

Membuat diri menciptakan mimpi-mimpi


tak tahan ku seperti ini

Menanggung luka sendiri

Padahal lalu kau selalu berjanji, tak saling meninggali


Kini aku rindu sendiri

Kini aku tak berjumpa obat sekali

hanya kau obat rindu ini



Kau, Dengarkan Aku


Jujur, Sebenarnya aku segan merindu

Sebab, tiap jilid selalu ada dirimu

Aku, sekalipun tak bisa melerai itu

 

Jujur, semuanya hanya sebuah ilusi semu

Sebab, hanya aku yang menangung sendu

Aku, yang berjuang mempertahankan dan tertahan pilu


Jujur, segala yang ada teruk bagiku

Sebab, lara yang kian melambung menjelma sebu

Aku, sekali lagi aku merindu, kau


Komentar